Minggu, 31 Oktober 2021

Best Profit | Analis Perkirakan Harga Emas Bakal Jatuh Pekan Ini, Sampai di Angka Berapa?

 


Best Profit (1/11) – Harga emas kembali jatuh di bawah USD 1.800 per ounce pada pekan lalu meskipun di awal pekan telah mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Pelemahan harga emas ini diperkirakan masih akan berlanjut di pekan ini.

Harga emas berjangka di perdagangan Comex untuk pengiriman Desember turun 1 persen pada Jumat lalu di level USD 1.778 per ounce. Penguatan dolar AS mendorong pelemahan harga emas.

Sebelumnya, harga emas sempat mencapai level tertinggi di USD 1.806 per ounce di awal minggu. Mayoritas pelemahan harga emas dicetak pada Jumat ketika turun lebih dari USD 20. best profit

Saat ini menjadi minggu yang rumit bagi harga emas. Alasannya, telah keluar data ekonomi yang beragam salah satunya pengumuman dari Bank Sentral Kanada yang hawkish.

Bank Sentral Kanada mengakhiri program pelonggaran kuantitatif dan menaikkan garis waktu kenaikan suku bunga.

Pelak pasar juga sibuk mencerna perlambatan tajam pertumbuhan ekonomi AS di kuartal III 2021. Namun inflasi masih tetap tinggi di 3,6 persen pada September.

Hasil survei harga emas Kitco menunjukkan bahwa dari 13 analis yang berpartisipasi di sisi Wall Street. Dari jumlah tersebut sebanyak 53,8 persen menyatakan bearish. Sedangkan 30,8 persen lainnya netral dan hanya 15,4 persen yang memperkirakan bakal bullish. best profit

di sisi Main Street atau pelaku pasar tetap optimis. Dari 745 investor ritel yang berpartisipasi, sebanyak 60,5 persen bullish. Sedangkan 22,5 persen bearish dan 17 persen netral.

“Para pelaku pasar bereaksi terhadap pengetatan kebijakan bank sentral yang lebih cepat dari perkiraan dan lebih agresif,” jelas Direktur Pelaksana Bannockburn Global Forex Marc Chandler dikutip dari Kitco News, Senin (1/11/2021).

“Prospek dari re-pricing kebijakan bank sentral kemungkinan akan membebani emas. Seolah-olah pasar mengatakan bank sentral mengakui mereka berada di belakang kurva inflasi dan akan bergerak cepat untuk memperbaiki situasi itu,” kata Chandler. best profit

Harga emas akan menguji batas atas di kisaran baru saat ini. Kenaikan harga yang terjadi pada Oktober sudah berakhir. Target awal minggu ini adalah USD 1.768 per ounce dan kemudian USD 1.757 per ounce.

Dolar AS yang lebih kuat adalah alasan lain mengapa analis memperkirakan harga emas akan tertekan dalam jangka pendek.

“Saya optimis dolar AS akan menguat. Dengan tekanan inflasi yang terus meningkat, saya pikir The Fed mungkin harus mengambil nada yang lebih hawkish pada pertemuannya atau mengisyaratkan dimulainya pengurangan pembelian aset,” kata Kepala Analis SIA Wealth Management Colin Cieszynski.

Pengumuman Federal Reserve, yang dijadwalkan pada hari Rabu, akan menjadi peristiwa besar yang harus diperhatikan minggu ini. Data ketenagakerjaan yang akan dirilis pada Jumat juga dalam daftar yang ditunggu analis. best profit

Sumber : Liputan6

Kamis, 28 Oktober 2021

Best Profit | Wall Street Melambung, Indeks Nasdaq dan S&P 500 Cetak Rekor

 


Best Profit (29/10) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat hingga mencapai rekor pada perdagangan Kamis, 28 Oktober 2021. Wall street cetak rekor seiring pendapatan yang kuat dari perusahaan-perusahaan besar sehingga mendukung kepercayaan investor.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 bertambah 0,98 persen ke posisi 4.596,42. Indeks Nasdaq melonjak 1,39 persen ke posisi 15.448,12. Indeks Nasdaq pun mencapai rekor intraday. Indeks Dow Jones melonjak 239,79 poin atau 0,68 persen ke posisi 35.730,48, tepat di bawah level tertinggi sepanjang masa.

Sementara itu, saham Ford menguat 8,7 persen dan mencatat kinerja terbaik pada 2021 setelah melaporkan pendapatan dan meningkatkan prospek. Produsen mobil ini mengatakan, peningkatan ketersediaan semikonduktor selama kuartal ini untuk meningkatkan produksi. best profit

Saham Merck dan Caterpillar juga menguat ikuti pendapatan. Saham Apple dan Amazon masing-masing naik 2,5 persen dan hampir 1,6 persen sehingga dongkrak indeks Nasdaq. Saham Tesla naik 3,7 persen melanjutkan pengautan setelah melaporkan kinerja keuangan yang mengalahkan harapan.

Hampir setengah dari perusahaan S&P 500 telah melaporkan pendapatan kuartal III 2021 dengan sebagian besar memberikan hasil lebih baik dari perkiraan.

“Penghasilan telah membantu dan pengingat bahwa pelaporan perusahaan Amerika Serikat sejauh ini lebih baik dari pada rata-rata jangka panjang,” ujar Head of Thematic Research Deutsche Bank, Jim Reid, dilansir dari CNBC, Jumat (29/10/2021). best profit

Ia menambahkan, laporan keuangan perusahaan masih lebih sehat dibandingkan dengan sejumlah cerita kesuraman stagflasi yang terlihat hingga September dan awal Oktober mungkin membantu reli.

Di sisi lain, musim pendapatan kini terlihat titik lemah. Saham Northrop Grumman dan eBay ditutup melemah setelah laporan kuartalan yang mengecewakan.

Pergerakan saham terjadi dibayangi laporan data ekonomi AS yang mengecewakan. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal III 2021 mencapai dua persen di bawah harapan 2,8 persen. Angka itu menandai perlambatan dari pertumbuhan 6,7 persen pada kuartal II 2021. best profit

Namun, laporan kuartal III 2021 menangkap sebagian besar gelombang delta COVID-19 yang bergulir di Amerika Serikat tetapi sejak itu surut membuat sejumlah pihak percaya itu perlambatan jangka pendek.

“Kunci laporan produk domestik bruto (PDB) kuartal III untuk pasar, bagaimanapun tampaknya bukan tingkat pertumbuhan yang lebih lambat sebanyak musim panas lalu. Harga saham hari ini lebih fokus pada musim dingin dan bahkan musim panas mendatang dari pada yang terjdi musim panas lalu,” ujar Direktur Pelaksana Goldman Sachs, Chris Hussey.

Ia menambahkan, waktu yang terdokumentasi dengan baik pada awal era setelah pandemi COVID-19. best profit

Sementara itu, catatan lebih positif untuk ekonomi, klaim pengangguran awal mingguan mencapai 281.000. Ekonom yang disurvei Dow Jones mengharapkan klaim 289.000.

“Saya pikir kami pasti kembali ke jalurnya. Kami telah melihat pengeluaran frekuensi tinggi datang jauh lebih kuat dari yang kami harapkan,” ujar Chief Investment Strategist Delos Capital Advisors, Andrew Smith.

Wall Street juga menatau Washington. Partai Demokrat dan Presiden AS Joe Biden tampaknya telah mencapai kesepakatan tentang tagihan pengeluaran sosial senilai USD 1,75 triliun. Negosiasi atas RUU tersebut telah menunda pemungutan pada paket infrastruktur yang terpisah.

Sepanjang Oktober, indeks Nasdaq telah naik hampir 7 persen. Indeks S&P 500 bertambah 6,7 persen dan indeks Dow Jones menguat 5,6 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 27 Oktober 2021

Best Profit | Harga Emas Dunia Stabil Usai Bergerak Turun Naik

 


Best Profit (28/10) – Kenaikan pendapatan perusahaan teknologi mendorong beberapa investor memilih aset berisiko dan menurunkan harga emas dunia yang sempat turun naik. Ini meskipun ada penurunan dalam imbal hasil obligasi AS dan dolar yang lebih lemah membatasi kerugian.

Melansir laman Nasdaq, Kamis (28/10/2021) harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.785,55 per ons, setelah penurunan tajam di sesi sebelumnya.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,2 persen menjadi USD 1.790,40 per ounce. best profit

Laporan perusahaan cukup mengesankan dan itu mengejutkan banyak orang … Saham teknologi AS adalah tempat favorit bagi banyak investor, yang meredam permintaan tempat berlindung yang aman saat ini,” kata Edward Moya, Analis Pasar Senior di broker OANDA.

Tercatat jika saham pada sektor teknologi AS naik sekitar 0,2 persen menyusul laporan kuartalan yang kuat dari pemilik Google Alphabet Inc dan Microsoft Corp.

Menawarkan sedikit kelonggaran, indeks dolar merosot 0,2 persen terhadap para pesaingnya. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun benchmark jatuh ke level terendah dua minggu, mengurangi biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. best profit

“Kami berada dalam periode konsolidasi untuk emas, tetapi saya pikir pada akhirnya kebijakan pengetatan dan kekhawatiran inflasi akan benar-benar positif untuk logam,” kata Moya.

Sementara emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, pengurangan stimulus ekonomi dan suku bunga yang lebih tinggi mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan biaya peluang memegang emas.

Investor sekarang menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa yang berlangsung pada Kamis dan pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal AS pada 3 November untuk petunjuk lebih lanjut tentang garis waktu pengurangan. best profit

ECB diperkirakan akan mempertahankan kebijakan tidak berubah dan meninggalkan keputusan tentang program pembelian obligasi darurat pandemi hingga Desember.

Di sisi lain, harga perak turun 0,7 persen menjadi USD 23,96 per ounce. Analis StoneX Rhona O’Connell mengatakan minat pada perak sedang bangkit dan itu menjadi pertanda baik untuk emas.

Harga Platinum tergelincir 1 persen menjadi USD 1.017,82 per ounce. Harga Palladium anjlok 2 persen menjadi USD 1.969,75 per ounce. best profit

Sumber : Liputan6

Selasa, 26 Oktober 2021

Best Profit | Wall Street Kembali Tembus Rekor di Tengah Tekanan Saham Facebook

 


Best Profit (27/10) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat ke rekor tertinggi pada perdagangan Selasa, 26 Oktober 2021. Wall street melambung didukung perusahaan-perusahaan besar terus menghasilkan laporan keuangan kuartalan yang solid.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 15,73 poin ke rekor tertinggi 35.756,88. Indeks Dow Jones sempat naik sekitar 150 poin ke posisi tertinggi sepanjang masa. Indeks S&P 500 bertambah hampir 0,2 persen mencapai rekor baru di 4.574,79. Indeks Nasdaq naik kurang dari 0,1 persen menjadi 15.235,71.

Pergerakan saham Facebook membebani rata-rata indeks utama pada tengah hari. Setelah diperdagangkan mendatar ke posisi lebih tinggi pada awal sesi perdagangan, saham Facebook turun lebih dari 5 persen, dan ditutup susut 3,9 persen. best profit

Kinerja Facebook melampaui harapan pendapatan analis tetapi meleset dari perkiraan untuk pendapatan dan pengguna aktif bulanan.

Tesla menghapus kenaikan harga sebelumnya, dan turun 0,6 persen pada perdagangan Selasa, 26 Oktober 2021 setelah perusahaan kendaraan listrik melonjak lebih dari 12 persen pada sesi sebelumnya untuk mencapai kapitalisasi pasar USD 1 triliun untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, saham United Parcel Service melonjak 6,9 persen setelah perusahaan pelayaran itu membukukan keuntungan dan pendapatan yang kuat di semua segmen bisnis. Saham 3M turun 0,1 persen meskpun mengalahkan harapan pendapatan dan laba. best profit

Saham General Electric naik 2 persen setelah perusahaan mengeluarkan revisi ke atas untuk perkiraan pendapatan setahun penuh. Perseroan juga melaporkan laba kuartal III 2021 yang lebih tinggi dari yang diharapkan.

Hampir 30 persen perusahaan S&P 500 telah melaporkan pendapatan dan lebih dari 80 persen mengalahkan harapan wall street, berdasarkan perhitungan CNBC.

Perusahaan masuk S&P 500 akan mencatatkan pertumbuhan laba sekitar 35,6 persen pada kuartal III 2021.

“Pendapatan perusahaan telah menjadi katalis utama di balik rekor tertinggi baru-baru ini karena permintaan yang kuat terus mengimbangi kendala pasokan dan tekanan harga,” ujar Chief Market Technician Piper Sandler, Craig Johnson dilansir dari CNBC, Rabu (27/10/2021). best profit

Saham Alphabet dan Microsoft menguat jelang rilis laporan keuangan. Pasar mengharapkan laba kuartalan Microsoft menguat didukung bisnis utama Azure. Di sisi lain, analis memperkirakan pendapatan Alphabet naik 43 persen year over year (yoy).

Twitter, Advanced Micro Devices dan Robinhood juga melaporkan pendapatan kuartalan pada perdagangan Selasa pekan ini.

“Musim laporan keuangan dimulai dengan awal baik, tetapi sekarang ujian besarnya adalah apakah nama-nama perusahaan teknologi akan meningkat?,” ujar Chief Market Strategist LPL Financial, Ryan Detrick.

Ia menambahkan, dengan saham di level tertinggi sepanjang masa, standarnya memang cukup tinggi dan teknologi perlu mengesankan untuk membantu membenarkan gerak saham pada level saat ini.

Dari sisi data ekonomi, kepercayaan konsumen Amerika Serikat naik pada Oktober, membalikkan tren penurunan tiga bulan, menurut Conference Board. Indeks kepercayaan konsumen naik ke posisi 113,8 melampaui harapan Dow Jones di 108 dan naik dari posisi 109,8 pada September 2021. best profit

Sumber : Liputan6

Senin, 25 Oktober 2021

Best Profit | Wall Street Melambung, Indeks Dow Jones hingga S&P 500 Sentuh Rekor Tertinggi

 


Best Profit (26/10) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ataiu wall street yang menyentuh rekor tertinggi pada Senin, 25 Oktober 2021 menyusul investor bersiap hadapi laporan keuangan perusahaan teknologi.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones menguat 64,13 poin atau 0,18 persen menjadi 35.741,15. Indeks S&P 500 naik 0,47 persen ke posisi 4.566,48. Indeks Nasdaq memimpin penguatan dengan melambung 0,90 persen menjadi 15.226,71 seiring penguatan saham Tesla.

Pionir kendaraan listrik tersebut melaporkan pendapatan dan laba pekan lalu yang sentuh rekor dengan saham naik lebih dari 12 persen. Kapitalisasi pasar Tesla menyentuh posisi USD 1 triliun atau setara Rp 14.160 triliun (asumsi kurs Rp 14.161 per dolar Amerika Serikat). best profit

Hal ini setelah Morgan Stanley menaikkan target harga saham Tesla menjadi USD 1.200 per saham atau setara Rp 16,99 juta dari USD 900 atau setara Rp 12,74 juta.

Perusahaan penyewaan mobil Hertz juga mengumumkan akan pesan 100.000 kendaraan Tesla. Pergerakan tajam untuk saham membantu pasar mulai pekan ini dengan kuat jelang musim laporan keuangan yang sibuk.

Raksasa teknologi Alphabet, Microsoft, Amazon dan Apple akan rilis laporan keuangan pada pekan ini. Sejumlah perusahaan yang masuk anggota Dow Jones juga rilis kinerja keuangan antara lain Caterpillar, Coca Cola, Boeing dan McDonald’s. best profit

“Pada pekan ini musim laporan keuangan yang dapat berhasil atau merusak. Harapan kami adalah untuk hasil yang positif,” ujar Co-Head of Investment Strategy Bernstein Private Wealth Management, Alex Chaloff dilansir dari CNBC, Selasa (26/10/2021).

Ia berharap saham teknologi mulai berkinerja baik lagi setelah mengambil “nafas” dalam beberapa bulan terakhir di wall street. Saham Facebook naik 1,3 persen setelah susut pada awal sesi perdagangan. Apple juga menghapus kerugian awal dengan cenderung mendatar. Saham Amazon dan Microsoft susut kurang dari 1 persen.

Saham energi juga menjadi kekuatan bagi wall street pada awal pekan. Harga minyak menjadi katalis setelah harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka menyentuh posisi USD 85 per barel. Saham Exxon Mobil naik hampir dua persen, dan Chevron menguat 0,9 persen. best profit

Wall street mencatatkan penguatan didorong laporan keuangan perusahaan yang kuat. Indeks Dow Jones naik lebih dari 1 persen pada pekan lalu dan ditutup menyentuh rekor pada perdagangan Jumat, 22 Oktober 2021.

Indeks S&P 500 naik 1,7 persen pekan lalu, dan membukukan kinerja posisit selama tiga minggu berturut-turut dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

Dari 117 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan pendapatan hingga saat ini, 84 persen membukukan angka yang mengalahkan harapan, berdasarkan Refinitiv. Perusahaan masuk S&P 500 akan menumbuhkan laba sekitar 35 persen pada kuartal III 2021. best profit

“Meningkatnya laba menjadi bahan bakar ke pasar,” ujar Global Investment Strategist Commonwealth Financial Network, Anu Gaggar.

Ia menambahkan, musim laporan keuangan kuartal III 2021 dimulai dengan awal yang kuat meski ada kekhawatiran tentang kemacetan pasokan dan kekurangan tenaga kerja.

Sepanjang Oktober 2021, rata-rata indeks acuan membukukan kenaikan yang solid. Indeks Dow Jones dan Nasdaq mencatat kenaikan lebih dari lima persen pada Oktober 2021. Indeks S&P 500 menanjak 6 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Minggu, 24 Oktober 2021

Best Profit | Inflasi Global Bergejolak, Harga Emas Potensi Naik hingga USD 1.830 per Ounce

 


Best Profit (25/10) – Ancaman inflasi yang meningkat jadi faktor paling berpengaruh untuk pasar emas. Sejumlah analis meramal, harga emas berpotensi bisa melesat hingga kisaran USD 1.830 per ounce.

Pada Jumat (22/10/2021) pekan lalu, harga emas didorong ke level tertinggi selama enam pekan. Itu karena meningkatnya tekanan inflasi yang telah mendorong tingkat impas (breakeven rate) dalam obligasi 5 tahun ke level tertinggi dalam satu dekade.

Inflasi merupakan masalah global yang terus berkembang saat ini. Data Kanada pada pekan lalu menunjukkan, harga konsumen naik ke level tertinggi dalam 13 tahun pada bulan lalu. best profit

Sementara di Inggris, tekanan inflasi tetap tinggi dan di atas target Bank of England selama dua bulan berturut-turut.

Namun, emas kehilangan pengaruh kuatnya saat harga jualnya jatuh USD 30 dalam hitungan menit pasca Ketua The Federal Reserve Jerome Powell yang beritikad mengurangi ancaman inflasi.

Mengutip dari laman kitco.com, Senin (25/10/2021), Powell menegaskan pandangannya bahwa bank sentral AS berada di jalur yang tepat untuk mengurangi pembelian obligasi bulanan sebelum akhir 2021. Dia menambahkan, pembelian obligasi bulanan diharapkan akan berakhir pada pertengahan 2022.

Namun, tidak semua analis yakin bahwa Powell dan The Fed akan mampu mengatasi ekspektasi inflasi yang meningkat. best profit

Daniel Pavilonis, broker komoditas senior di RJO Futures, mengatakan bahwa kenaikan imbal hasil dapat menunjukkan ekspektasi inflasi menjadi tidak terkendali. Dengan aktivitas ekonomi yang mulai melambat, The Fed akan memiliki perangkat yang terbatas.

“Saya tidak berpikir The Federal Reserve memiliki kemampuan untuk membawa inflasi kembali terkendali. Kami melihat risiko stagflasi terus tumbuh dan itu akan baik untuk emas dan semua komoditas. Emas akan baik-baik saja, seperti investor melihatnya sebagai aset waktu,” tuturnya. best profit

Managing Partner di Wilshire Phoenix Wade Guenther mencermati, laju inflasi saat ini didorong oleh terus terganggunya rantai pasokan global. Menurutnya, krisis pasokan bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan, yang berarti inflasi akan tetap tinggi.

“Tidak ada yang bisa dilakukan The Federal Reserve untuk memperbaiki rantai pasokan. Ini bukan inflasi yang didorong oleh permintaan konsumen,” ungkap dia.

Di sisi lain, Wade turut menyoroti pernyataan Powell, yang sempat mencatat adanya pelebaran risiko saat gangguan rantai pasokan bertahan lebih lama dari yang diharapkan, sehingga bakal menjaga inflasi tetap tinggi hingga 2022.

Namun, dia menegaskan, permasalahan dasarnya adalah untuk mengatasi kemacetan pasokan, dan menurunkan angka inflasi kembali ke level 2 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Kamis, 21 Oktober 2021

Best Profit | Harga Emas Stabil di Tengah Kekhawatiran Inflasi Lawan Kenaikan Imbal Obligasi

 


Best Profit (22/10) – Kekhawatiran tentang inflasi dan kondisi sektor properti China yang diimbangi tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS mendorong harga emas dunia stabil di tengah perdagangan yang naik turun.

Melansir laman Nasdaq, harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD 1.780,10 per ons. Adapun emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,25 persen menjadi USD 1.780,50 per ounce.

“The Fed akan menurunkan suku bunga dan imbal hasil akan mencapai level tertinggi sepanjang masa sehingga tidak ada alasan bagi orang untuk memarkir uang mereka di aset keamanan yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line. Futures di Chicago. best profit

Tercatat jika patokan imbal hasil obligasi 10-tahunan AS naik ke posisi puncak dalam 5 bulan, sementara indeks dolar bertahan stabil terhadap rival utamaya.

Sementara emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. best profit

Di sisi lain, harga saham Evergrande yang berakhir pada sesi lebih rendah 12,5 persen menjadi pendorong kasus positif untuk emas.

Pasar ekuitas di seluruh Asia dan Eropa jatuh setelah Evergrande mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka telah membatalkan kesepakatan untuk menjual 50,1 persen saham pada layanan propertinya, dan karena kekhawatiran inflasi juga berdampak pada pasar.

Analis UBS mengatakan dalam sebuah catatan bahwa ekspektasi inflasi yang meningkat dan ekspektasi pertumbuhan yang melemah dapat mendukung harga emas dalam satu atau dua bulan ke depan. best profit

Dua pejabat Federal Reserve AS mengatakan pada hari Rabu bahwa sementara bank sentral harus mulai mengurangi langkah-langkah stimulusnya, itu terlalu dini untuk kenaikan suku bunga.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak turun 0,8 persen menjadi USD 24,07 per ounce dan Platinum susut 0,5 persen menjadi USD 1.045,02 per ounce. Harga paladium turun 2,8 persen menjadi USD 2.013,03 per ounce. best profit

Sumber : Liputan6