Tampilkan postingan dengan label The Fed. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Fed. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Februari 2024

Best Profit | Kestabilan Emas saat Investor Mengambil Kira Kewaspadaan dari The Fed

Best Profit (8/2) – Emas, aset yang sering dianggap sebagai tempat perlindungan nilai dalam investasi, menunjukkan stabilitasnya untuk hari kedua berturut-turut. Hal ini terjadi seiring para investor mempertimbangkan pernyataan hati-hati dari para pembuat kebijakan AS terhadap tanda-tanda kepercayaan pasar Treasury bahwa Federal Reserve (The Fed) pada akhirnya akan menurunkan suku bunga.

Keadaan Pasar Logam Mulia

Logam mulia, termasuk emas, telah diperdagangkan dalam kisaran sempit sepanjang tahun ini. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kejelasan mengenai kapan The Fed kemungkinan akan mulai melonggarkan kebijakan moneternya. Pada hari Rabu, empat pejabat bank sentral menyatakan bahwa mereka tidak melihat adanya kebutuhan mendesak untuk menurunkan suku bunga. Ini menambah daftar pembuat kebijakan dalam beberapa hari terakhir yang menegaskan bahwa penurunan suku bunga tidak mungkin dilakukan paling cepat pada bulan Mei.

Baca Juga : Kestabilan Emas saat Investor Mengambil Kira Kewaspadaan dari The Fed

Baca Juga : Dolar Mengalami Fluktuasi Berdasarkan Pernyataan Kurang Dovish dari The Fed

Spekulasi Pasar dan Perkiraan

Pasar swap telah mengurangi spekulasi terhadap penurunan suku bunga di bulan Maret dalam beberapa minggu terakhir. Saat ini, perhatian pasar tertuju pada keputusan The Fed selanjutnya yang dijadwalkan pada tanggal 1 Mei. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya berdampak negatif bagi logam yang tidak memberikan imbal hasil, seperti emas. best profit

Dampak Obligasi AS

Pemerintah AS baru-baru ini menjual obligasi tenor 10 tahun senilai $42 miliar pada hari Rabu. Imbal hasil yang lebih rendah dari perkiraan terjadi karena permintaan yang kuat, seiring ekspektasi adanya pivot yang membantu mendukung pasar. Imbal hasil yang lebih rendah umumnya berdampak positif bagi harga emas batangan.

Pergerakan Harga Emas dan Logam Lainnya

Harga emas di pasar spot menunjukkan sedikit perubahan pada $2,036.57 per ounce pada pukul 8 pagi waktu Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot stagnan. Perak mengalami penurunan, paladium stabil, dan platinum mengalami kenaikan tipis.

Kesimpulan

Dalam konteks ketidakpastian mengenai kebijakan moneter The Fed, emas menunjukkan stabilitasnya di pasar. Pernyataan hati-hati dari para pembuat kebijakan AS telah mempengaruhi sentimen pasar, dengan spekulasi yang menyesuaikan diri terhadap perubahan dalam pandangan kebijakan moneter masa depan. Bagi investor, menjaga pemahaman yang cermat terhadap pergerakan pasar dan perkembangan kebijakan menjadi kunci untuk membuat keputusan investasi yang tepat. best profit

Kamis, 28 September 2023

Best Profit | Bagaimana Dampak Fed terhadap Ekonomi? Bergantung Pada Hal Ini

Best Profit (29/9) – Dalam dunia keuangan dan ekonomi, di mana pasar bergerak seperti gelombang yang tak pernah berhenti, ada satu faktor kunci yang sering menjadi pusat perhatian: pemahaman publik. Pada tanggal 29 September 2023, Jerome Powell, Ketua Federal Reserve, menekankan peran penting yang dimainkan oleh pemahaman publik dalam membentuk pengaruh Fed terhadap ekonomi.

Pentingnya Keterangan

Ketika pejabat Federal Reserve merilis proyeksi mereka mengenai tingkat suku bunga dan kondisi ekonomi, salah satu tujuan utama mereka adalah untuk mempengaruhi keputusan pengeluaran dan investasi saat ini, bukan hanya hari ini, tetapi juga dalam beberapa bulan ke depan. Ini bukan hanya tujuan abstrak; ini adalah strategi konkret yang dirancang untuk mengarahkan ekonomi ke arah tertentu.

Powell, dalam pidato yang disiapkan dalam sebuah acara di Washington dengan para pendidik, menyatakan, “Ini hanya akan terjadi jika masyarakat memahami apa yang kami sampaikan dan implikasinya terhadap keuangan mereka.” Dengan kata lain, untuk kebijakan Fed memiliki efek yang diinginkan, mereka harus dimengerti oleh warga biasa. Keterangan ini sangat penting.

Baca Juga : Pelemahan Dolar AS: Apa Artinya Bagi Pasar Global

Baca Juga : Bagaimana Dampak Fed terhadap Ekonomi? Bergantung Pada Hal Ini

Kekuatan Keputusan yang Terinformasi

Ketua Powell enggan berkomentar mengenai prospek masa depan tingkat suku bunga atau kondisi ekonomi. Namun, dia mengakui bahwa pembuatan kebijakan oleh Fed memiliki komponen pendidikan yang signifikan. Pendidik dalam bidang ekonomi memainkan peran kunci dalam membimbing persepsi dan pemahaman publik terhadap kebijakan moneter.

Powell menyoroti fakta bahwa pendidik ekonomi “juga membuat kebijakan moneter” melalui pengajaran mereka, memberikan wawasan penting tentang bagaimana bank sentral menggerakkan ekonomi yang sehat. Pertemuan pendidikan dan kebijakan ini adalah kekuatan dinamis dalam membentuk lanskap ekonomi. best profit

Menavigasi Ketidakpastian Ekonomi

Federal Reserve baru-baru ini memutuskan untuk mempertahankan target suku bunga acuan mereka di kisaran 5,25% hingga 5,5%, level tertinggi dalam 22 tahun. Namun, proyeksi triwulanan terbaru mengungkapkan bahwa 12 dari 19 pejabat mendukung kenaikan suku bunga lagi pada tahun 2023. Hal ini menegaskan tekad Fed untuk memastikan bahwa inflasi terus melandai. Gubernur bank sentral sekarang memproyeksikan pemangkasan yang lebih sedikit dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya pada tahun 2024, sebagian karena pasar tenaga kerja yang lebih kuat.

Transisi menuju pandangan yang lebih konservatif tentang tingkat suku bunga ini penuh dengan ketidakpastian. Saat seperti ini, pemahaman publik menjadi sangat penting. Individu yang terinformasi dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesehatan ekonomi.

Jalan ke Depan

Pesan Jerome Powell menjadi panggilan untuk bertindak bagi publik dan para pendidik di bidang ekonomi. Untuk menavigasi dunia kebijakan moneter yang kompleks dan dampaknya terhadap ekonomi, individu harus dilengkapi dengan pengetahuan. Pengetahuan ini, disebarkan melalui pengajaran yang efektif, menjadi alat yang sangat kuat di tangan publik.

Hal ini menegaskan hubungan simbiosis antara bank sentral dan pemahaman publik. Saat kita melangkah maju dalam lanskap ekonomi yang terus berubah, kekuatan pengetahuan dan komunikasi yang jelas tetap menjadi sangat penting. best profit

Selasa, 26 September 2023

Best Profit | Guncangan di Wall Street: Investor Berjuang dengan Kenaikan Suku Bunga

Best Profit (27/9) – Dalam dunia keuangan, di mana kekayaan bisa diperoleh atau hilang dalam sekejap mata, perjalanan naik turun baru-baru ini di Wall Street telah membuat para investor, baik yang berpengalaman maupun yang baru, merasa was-was.

Terjun Bebas Selasa

Pada hari Selasa, indeks-indeks utama Wall Street mengalami penurunan tajam, dengan Dow Jones Industrial Average merosot sebesar 388,00 poin, menandai penurunan 1,14 persen, berakhir di 33.618,88 poin. Pada saat yang sama, S&P 500 kehilangan 63,91 poin, setara dengan penurunan 1,47 persen, menutup hari di 4.273,53 poin. Indeks Komposit Nasdaq juga mengalami penurunan tajam, turun sebesar 207,71 poin atau 1,57 persen, berakhir di 13.063,61 poin.

Baca Juga : Turunnya Harga Emas: Perlu Khawatirkah Anda?

Baca Juga : Dampak Penguatan Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS terhadap Harga Emas

Penurunan di Berbagai Sektor

Lautan warna merah menyapu seluruh 11 sektor utama S&P 500. Sektor teknologi yang berat turun 1,8 persen. Sementara itu, sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga, seperti utilitas dan real estat, mengalami penurunan masing-masing sebesar 3,05 persen dan 1,8 persen. best profit

Apa yang Memicu Penurunan Ini

Imbal Hasil Obligasi yang Meningkat Tajam
Pemicu di balik guncangan Wall Street baru-baru ini adalah imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun, yang telah melonjak ke level tertinggi dalam 16 tahun.

Sikap Hawkish dari Federal Reserve
Kenaikan tajam ini dipicu oleh sikap hawkish Federal Reserve terhadap suku bunga jangka panjang minggu lalu.

Pandangan Para Ahli
Brad McMillan, Chief Investment Officer di Commonwealth Financial Network, berbagi pandangannya: “Kami terus menyesuaikan diri dengan suku bunga yang lebih tinggi. Apa yang sedang kita saksikan adalah meningkatnya sentimen bahwa pasar dievaluasi terlalu tinggi. Ada perasaan yang nyata bahwa ini tidak bisa berlangsung lama, dan para pembeli menjadi cemas.” best profit

Sentimen Pasar
Indeks Volatilitas CBOE, sering disebut sebagai “indeks ketakutan” Wall Street, ditutup pada level tertinggi sejak 25 Mei, menggarisbawahi kecemasan yang semakin meningkat di pasar.

Pasar Saham
Saham-saham mega-cap, yang sebelumnya telah mendorong kenaikan indeks, kini mengalami penurunan pada hari Selasa. Saham Amazon.com, khususnya, mengalami penurunan sebesar 4,0 persen setelah Komisi Perdagangan Federal AS mengajukan gugatan antitrust yang telah lama dinantikan terhadap raksasa ritel daring tersebut.

Fokus Investor

Perhatian investor kini beralih ke Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi, yang akan dirilis pada Jumat, 29 September 2023. Data ini akan memberikan wawasan baru mengenai tren inflasi. Minggu mendatang juga membawa data ekonomi penting lainnya, termasuk barang tahan lama dan data Produk Domestik Bruto kuartal kedua. Investor dengan penuh semangat menanti pernyataan dari para pembuat kebijakan Federal Reserve, termasuk Ketua Jerome Powell. best profit

Saham Melesatnya Immunovant
Dalam berita korporat, saham Immunovant melonjak tajam sebesar 97 persen setelah data tahap awal dari pengobatan antibodi eksperimental melebihi ekspektasi para analis.

Dinamika Pasar
Saat pasar menavigasi periode yang penuh ketidakpastian ini, para investor mencari kejelasan dan stabilitas. Ketidakpastian mengenai suku bunga dan dampaknya terhadap ekonomi secara umum telah memunculkan keinginan untuk memahami apa yang akan terjadi ke depan. Sebagai kesimpulan, penurunan baru-baru ini di Wall Street menjadi pengingat tegas akan keseimbangan yang rapuh dalam pasar keuangan. Pengaruh suku bunga terhadap keputusan investasi dan dinamika pasar tidak dapat diabaikan. Hari-hari mendatang pasti akan membawa lebih banyak perubahan dan tantangan, dan para investor harus siap menghadapi situasi yang sulit sambil tetap memperhatikan indikator ekonomi dan kebijakan bank sentral. best profit

Rabu, 20 September 2023

Best Profit | Wall Street Menghadapi Turbulensi saat Fed Menjaga Suku Bunga Tetap

Best Profit (21/9) – Wall Street mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan pada hari Rabu, 21 September 2023, setelah Federal Reserve Amerika Serikat memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah, bertentangan dengan harapan yang luas. Fed juga merevisi proyeksi ekonominya ke atas tetapi mengeluarkan peringatan bahwa pertempuran melawan inflasi masih jauh dari selesai.

Dalam peristiwa yang mengejutkan, Wall Street menghadapi turbulensi saat para investor berjuang dengan keputusan terbaru Federal Reserve. Pasar keuangan telah mengantisipasi hasil yang berbeda, tetapi pengumuman Fed mengirimkan gelombang kejut melalui lantai perdagangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot sebesar 76,85 poin, mewakili penurunan sebesar 0,22 persen, ditutup pada 34.440,88 poin. S&P 500 juga mengalami kerugian sebesar 41,75 poin, setara dengan penurunan sebesar 0,94 persen, ditutup pada 4.402,20 poin. Namun, penurunan paling signifikan terlihat pada Indeks Komposit Nasdaq, yang merosot sebesar 209,06 poin atau 1,53 persen, berakhir pada 13.469,13 poin. best profit

Baca Juga : Dampak Pengambilan Keuntungan terhadap Harga Minyak setelah Mencapai Puncak 10 Bulan

Baca Juga : Peningkatan Harga Emas Global Saat Menantikan Keputusan Suku Bunga Fed

Diantara 11 sektor utama S&P 500, sektor komunikasi dan teknologi, yang sensitif terhadap perubahan suku bunga, mengalami kerugian persentase terbesar. Ketiga indeks saham utama Amerika Serikat melemah setelah pengumuman Fed, dengan saham-saham mega-cap yang sensitif terhadap suku bunga, seperti Microsoft Corp, Apple Inc, dan Nvidia Corp, menyebabkan Nasdaq mengalami penurunan terbesar.

Pengumuman Fed

Pengumuman Federal Reserve disertai dengan Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) dan dot plot, yang memproyeksikan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin tambahan tahun ini, mencapai kisaran 5,50 hingga 5,75 persen. Proyeksi SEP juga mengamanatkan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada tahun depan.

Ryan Detrick, Kepala Strategi Pasar di Carson Group di Omaha, Nebraska, mengomentari situasi ini, mengatakan, “Ini adalah volatilitas standar pada hari Fed. Namun, ini bukan peristiwa yang tidak terduga, karena pasar telah meresponsnya dengan tenang.” best profit

Detrick melanjutkan, “Hari ini telah menjadi fokus utama sepanjang bulan ini, dan sekarang kita dapat melanjutkan dari situ.” Proyeksi yang diperbarui mengindikasikan penurunan tipis suku bunga Dana Federal menjadi 5,1 persen pada akhir tahun depan dan penurunan lebih lanjut menjadi 3,9 persen pada akhir tahun 2025.

Inflasi dan Pemulihan Ekonomi

Sejak Federal Reserve mulai menerapkan langkah-langkah ketatnya pada Maret, inflasi inti telah melandai. Namun, kemajuan yang lambat dan tidak merata menuju target 2,0 persen bank sentral telah menjadi alasan kekhawatiran. SEP memprediksi inflasi akan turun menjadi 3,3 persen pada akhir tahun, mendekati target rata-rata tahunan 2,0 persen bank sentral.

Dalam konferensi pers berikutnya, Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, memperkuat proyeksi ekonomi yang lebih baik sambil memperingatkan bahwa perjalanan menuju mencapai target inflasi masih jauh dari selesai. Detrick menyatakan, “Federal Reserve tidak terlalu khawatir. Mereka mengakui kekuatan ekonomi, yang juga mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga tahun depan, mengisyaratkan bahwa pemotongan yang lebih besar dalam jangka waktu yang lebih lama kemungkinan akan terus mereka lakukan.” best profit

Kinerja Saham

Di tengah turbulensi keuangan ini, perusahaan otomasi pemasaran Klaviyo mengalami lonjakan yang luar biasa sebesar 9,2 persen selama debutnya di Bursa Efek New York. Ini menandai penawaran umum perdana ketiga dalam beberapa hari terakhir, setelah Arm Holdings dan Maplebear Inc. Detrick mencatat, “Ini menunjukkan kepercayaan diri yang kembali untuk memiliki IPO yang signifikan. Ini adalah tanda bahwa segala sesuatu secara bertahap kembali normal dan sangat dibutuhkan dalam siklus bisnis saat ini.” Namun, Maplebear mengalami penurunan sebesar 10,7 persen, sementara Arm Holdings, yang baru-baru ini melakukan debutnya, turun 4,1 persen.

Pinterest berhasil mendapatkan 3,1 persen setelah perusahaan berbagi gambar tersebut mengumumkan program pembelian kembali saham hingga $1 miliar AS. Coty juga melihat kenaikan sebesar 4,4 persen setelah perusahaan induk dari CoverGirl meningkatkan perkiraan penjualan inti tahunannya.

Saat kita menghadapi masa-masa yang penuh ketidakpastian ini, jelas bahwa pasar keuangan tetap sangat sensitif terhadap keputusan Federal Reserve. Investor akan terus memantau indikator ekonomi secara cermat sambil menyesuaikan strategi mereka untuk beradaptasi dengan kondisi yang berubah. best profit

Rabu, 28 Juli 2021

Best Profit | Wall Street Bervariasi Setelah The Fed Pertahankan Kebijakan

 


Best Profit (29/7) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street bervariasi pada perdagangan Rabu, 28 Juli 2021. Indeks S&P 500 mendatar setelah ketua the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell mengatakan, peningkatan ekonomi yang substansial diperlukan bagi bank sentral untuk kembali mulai memutar kebijakan pelonggaran moneternya.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 berada di posisi 4.400,64. Indeks Nasdaq naik 0,7 persen menjadi 14.762.58.

Indeks Dow Jones merosot 127,59 poin atau hampir 0,4 persen menjadi 34.930,93. Rata-rata indeks saham acuan melemah dari posisi rekor pada sesi sebelumnya dan menghentikan kemenangan beruntun selama lima hari. best profit

Saham induk usaha Google, Alphabet naik 3,1 persen setelah raksasa teknologi itu membukukan hasil kuartalan dengan mencatat lonjakan 69 persen dalam pendapatan iklan.

Saham Boeing naik hampir 4,2 persen setelah produsen pesawat itu membukukan laba pertamanya sejak kuartal III 2019 didorong kenaikan dalam pengiriman pesawat.

The Federal Open Market Committee (FOMC) mempertahankan suku bunga dalam kisaran target mendekati nol. Selain itu, kembali menegaskan pandangannya kalau ekonomi terus “menguat” meski varian delta COVID-19 menyebar. Namun, Powell menekankan, ekonomi jauh dari pencapaian mandat ganda the Fed mengenai kestabilan harga dan lapangan kerja yang maksimum.

"Kami memiliki beberapa alasan untuk ditutup di sisi pasar tenaga kerja. Saya pikir kita masih jauh dari kemajuan substansial lebih lanjut menuju tujuan pekerjaan maksimal. Saya ingin melihat beberapa angka pekerjaan yang kuat,” kata Powell dilansir dari CNBC, Kamis (29/7/2021). best profit

The Fed mulai membeli setidaknya USD 120 miliar per bulan dalam obligasi dan securities lainnya pada Desember hingga kemajuan lebih lanjut yang substansial telah dibuat pada pekerjaan dan inflasi.

"Sejak itu, ekonomi telah membuat kemajuan menuju tujuan ini, dan Komite akan terus menilai kemajuan dalam pertemuan mendatang,” tulis pernyataan the Fed.

Powell mencatat meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19 dan varian delta, tetapi dia mengatakan tidak melihatnya memiliki dampak ekonomi yang besar.

"Kesabaran the Fed yang berkelanjutan didukung oleh pasar. Ada pengakuan atas kemajuan berkelanjutan menuju tujuan the Fed, tetapi ad acara yang harus dilakukan sebelum the Fed dapat didorong untuk bertindak,” tulis Global Investment Strategist Commonwealth Financial Network, Anu Gaggar. best profit

Pasar berada di tengah musim pendapatan yang kuat. Dari perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan hasil kuartalan sejauh ini, 89 persen telah melampaui perkiraan pendapatan. Sementara 86 persen telah melampaui ekspektasi pendapatan, berdasarkan data dari Refinitiv.

Saham Pfizer naik 3,2 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan lebih kuat dari perkiraan dan menaikkan perkiraan penjualan 2021 untuk vaksin COVID-19.

Saham Apple turun 1,2 persen setelah CEO Apple Tim Cook memperingatkan “kendala pasokan” silicon akan mempengaruhi penjualan iPhone dan iPad. Perusahaan mengalahkan perkiraan laba dan dan pendapatan dan penjualan iPhone melonjak 50 persen year over year.

Sepanjang Juli 2021, indeks S&P 500 naik 2,4 persen. Indeks Nasdaq dan Dow Jones masing-masing naik 1,8 persen dan 1,2 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Selasa, 22 Juni 2021

Best Profit | Wall Street Menguat, Indeks Nasdaq Cetak Level Tertinggi Imbas Kenaikan Saham Teknologi

 


Best Profit (23/6) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan Selasa, 22 Juni 2021 waktu setempat. Indeks S&P 500 berada di bawah rekor penutupan baru, dan indeks Nasdaq naik ke level tertinggi sepanjang masa seiring bitcoin kembali ke posisi intraday.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 68,61 poin ke posisi 33.945,58. Indeks S&P 500 menguat 0,5 persen ke posisi 4.246,44. Indeks Nasdaq bertambah 0,8 persen ke posisi rekor intraday baru di posisi 14.253,27.

Bitcoin bergerak fluktuaktif dan menembus di bawah posisi USD 30.000 dan kemudian menghijau. Pada satu titik, mata uang kripto terbesar tersebut menghapus semua keuntungan 2021. Di sisi lain, saham Tesla naik hampir 0,5 persen dari titik terendahnya. best profit

Saham teknologi memimpin reli pasar seiring saham Netflix naik 2,3 persen. Saham Amazon, Apple dan Microsoft menguat satu persen. Saham Facebook melonjak dua persen. Saham Alphabet naik setelah Komisi Eropa membuka penyelidikan ke unit periklanan Google.

Pada Senin, 21 Juni 2021, wall street menguat dengan indeks Dow Jones naik 580 poin ke posisi terbaiknya sejak 5 Maret seiring saham yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi kembali menguat. Saham tersebut sempat terpukul karena proyeksi terbaru the Federal Reserve tentang inflasi dan kenaikan suku bunga.

"Ini adalah waktu yang genting, saham telah melewati periode relatif lama tanpa aksi jual besar-besaran, dan ada kepekaan yang meningkat terhadap setiap ucapan dari the Fed saat mencoba untuk bertransisi ke awal normalisasi,” ujar Invesco Chief Global Market Strategist, Kristina Hooper dalam catatannya, dilansir dari CNBC, Rabu (23/6/2021). best profit

Ketua the Fed Jerome Powell bersaksi di depan Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Selasa waktu setempat tentang tanggapan bank sentral terhadap pandemi COVID-19. Pernyataannya mendukung gagasan the Fed siap segera mulai membahas penghapusan beberapa langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelum yang diberlakukan selama pandemi COVID-19.

Indeks mencapai level tertinggi saat Powell menjawab pertanyaan dari anggota DPR. Powell optimistis dengan pemulihan ekonomi dan mempertahankan kekuatan inflasi bersifat sementara. Mungkin ada beberapa pembelian dari para pelaku pasar yang khawatir kalau Powell akan sedikit lebih hawkish atau agresif pada kenaikan suku bunga dari pada bank sentral pada pekan lalu. best profit

"Sejak terakhir kali kami bertemu, ekonomi telah menunjukkan perbaikan berkelanjutan. Vaksinasi yang meluas telah bergabung dengan tindakan kebijakan moneter dan fiskal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam memberikan dukungan kuat untuk pemulihan," ujar dia.

Ia menambahkan, indikator kegiatan ekonomi dan lapangan kerja terus menguat dan produk domestik bruto (PDB) riil pada 2021 tampaknya berada di jalur untuk mencatat tingkat kenaikan tercepat dalam beberapa dekade.

"Inflasi telah meningkat terutama dalam beberapa bulan terakhir,” ujar dia.

Namun, ia mencatat sebagian besar dari efek sementara dan inflasi akan kembali ke dua persen dalam jangka panjang. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 19 Mei 2021

Best Profit | Wall Street Tertekan Imbas Sentimen Uang Kripto hingga The Fed

 


Best Profit (20/5) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street memangkas kerugian dan mengakhiri sesi bergejolak dari posisi terendah pada perdagangan saham Rabu, 19 Mei 2021. Hal ini seiring sebagian besar mata uang kripto sudah pulih, tetapi tekanan masih membebani.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham Dow Jones merosot 164,62 poin atau 0,5 persen ke posisi 33.896,04. Indeks saham Dow Jones sempat anjlok 586 poin ke posisi terendah.

Indeks saham S&P 500 susut 0,3 persen menjadi 4.115,69 didorong sembilan dari 11 sektor saham merosot. Indeks saham menguat dari penurunan 1,7 persen pada awal sesi perdagangan, dan cenderung mendatar ke posisi 13.299,74. Hal ini seiring sebagian besar saham teknologi kembali pulih termasuk Facebook, Netflix, Microsoft, dan Alphabet.

Indeks saham acuan menambah kerugian pada perdagangan Rabu sore setelah risalah the Federal Reserve pada pertemuan April mengisyaratkan mempertimbangkan kembali program pembeliana set dalam pertemuan mendatang. best profit

Wall street cenderung bergejolak seiring saham teknologi yang melemah pada pagi hari seiring investor bingung dengan tiba-tiba mata uang kripto turun termasuk bitcoin.

Kemudian pelemahan meluas ke sektor lain dengan indeks saham S&P 500 turun ke posisi terendah. Namun, sektor saham ritel terutama yang melaporkan pendapatan yang solid termasuk Target menguat.

Di sisi lain, mata uang digital terbesar di dunia anjlok 30 persen ke posisi di atas USD 30.000, menurut Coin Metrics. Pada Selasa, China memperingatkan lembaga keuangan untuk tidak melakukan bisnis terkait kripto yang mungkin memicu aksi jual.

Mata uang kripto memulihkan kondisi pada perdagangan sore dan turun 7 persen. Rata-rata mata uang kripto utama menutup sebagian dari kerugiannya karena harga bitcoin kembali bangkit. best profit

Saham teknologi yang terkait dengan bitcoin mengalami penurunan terbesar. Tesla yang memegang bitcoin turun 2,5 persen. Microstrategy, perusahaan lain yang membeli bitcoin dalam jumlah besar turun 6,6 persen. Coinbase, bursa kripto merosot hampir enam persen.

"Tidak ada pertanyaan bitcoin telah menjadi spekulasi pasar yang merajalela dan berisiko. Ini harus benar-benar dipantau dan sekarang hindari risiko,” ujar Chief Investment Officer Bleakley Advisory Group, Peter Bookcvar, dilansir dari CNBC, Kamis (20/5/2021).

Saham berada di bawah tekanan akhir-akhir ini dengan indeks saham Nasdaq anjlok hampir lima persen pada Mei 2021. Hal ini seiring kekhawatiran inflasi yang meningkat. best profit

Tekanan inflasi dapat mengurai kebijakan akomodatif the Federal Reserve yang dapat merugikan perusahaan teknologi yang bertahun-tahun mengandalkan biaya pinjaman ringan untuk dongkrak pertumbuhan.

Sementara itu, Cathie Wood Ark Innovation ETF (ARKK) turun 1,8 persen mendorong penurunan pada 2021 menjadi lebih dari 17 persen.

"Ini pasti akan terjadi di beberapa titik dan sedikit pengaturan ulang dalam harga kripto kemungkinan lebih sehat melawan pasar saham yang negatif,” ujar Analis Barclays Jordan Klein.

Risalah the Fed mengatakan kenaikan kuat dalam aktivitas ekonomi akan menjamin diskusi tentang pengetatan kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang. best profit

"Sejumlah peserta menyarankan jika ekonomi terus membuat kemajuan pesar menuju tujuan komite, mungkin tepat di beberapa titik dalam pertemuan mendatang untuk mulai membahas rencana menyesuaikan laju pembelian aset," tulis risalah the Fed.

Ketua the Federal Reserve Jerome Powell mengatakan, setelah pertemuan, pemulihan tetap tidak merata dan jauh dari selesai. Ekonomi masih belum menunjukkan standar kemajuan substansial lebih lanjut yang telah ditetapkan komite sebelum akan mengubah kebijakan.

"Pasar saat ini sedang kuat berdasarkan likuiditas yang luar bias aini. Semua orang takut ketika likuiditas itu mulai menghilang. Komentar tersebut menunjukkan pada titik tertentu, the Fed mengambil sebagian dari likuiditas itu. Kami pikir pasar sangat sensitif terhadap itu,” ujar David Katz dari Matrix Asset Advisors.

Adapun sentimen yang membantu pada perdagangan Rabu yaitu kinerja Target. Saham pengecer besar itu naik enam persen setelah mengatakan penjualan melonjak 23 persen pada kuartal lalu.

Indeks saham acuan utama alami penurunan berturut-turut dibebani kelemahan di sektor saham teknologi dan data perumahan yang lunak pada Selasa sehingga memicu aksi jual. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 28 April 2021

Best Profit | Saham Wall Street Terkoreksi Merespon Kebijakan The Fed

 


Best Profit (29/4) - Merespon kebijakan Federal Reserve yang sesuai ekspektasi, bursa saham Amerika memperpanjang pelemahan  pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari WIB (29/4/2021). Indeks Dow Jones ditutup retreat,  Nasdaq dan S&P500 bertahan di zona merahnya.

Indeks Dow Jones terkoreksi 164,55 poin atau 0,5 persen menjadi 33.820,38, indeks Nasdaq merosot 39,19 poin atau 0,3 persen menjadi 14.051,03 dan indeks S&P 500 turun tipis 3,54 poin atau 0,1 persen menjadi 4.183,18 setelah sempat mencapai rekor tertinggi. Sentimen pasar tidak mampu bangkit setelah  The Fed menetapkan suku bunga dan pembelian obligasi tidak berubah.

Laporan kuartalan perusahaan besar yang mixed juga membebani sentimen pasar, perusahaan yang laporkan kinerja kuartalan optimis hingga angkat sahamnya seperti Alphabet dan Visa. Untuk yang laporkan kinerja yang lemah hingga turunnkan harga sahamnya seperti Microsoft dan Boeing. best profit

Saham Alphabet melonjak 2,37%  setelah perusahaan induk Google tersebut melaporkan hasil kuartal pertama yang lebih baik dari yang diharapkan dan mengumumkan pembelian kembali saham senilai $50 miliar, kemudian saham Visa naik 1,47% setelah perusahaan raksasa kartu kredit  ini melaporkan hasil fiskal kuartal kedua yang mengalahkan perkiraan.

Namun saham Microsoft  anjlok 2,83% meskipun  melaporkan kinerja kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Saham   Amgen dan Boeing  anjlok masing-masing 7,36% dan 2,81%  setelah melaporkan kinerja kuartalan yang mengecewakan. best profit

Mayoritas sektor alami penurunan kecuali sektor energi yang merespon kenaikan harga minyak mentah, dimana Philadelphia Oil Service Index melonjak 5,8 persen, NYSE Arca Oil Index melonjak 3,6 persen dan NYSE Arca Natural Gas Index melonjak 2,7 persen.

Pelemahan sektor dipimpin oleh saham perangkat lunak yang dibebani oleh laporan kuartalan Microsoft , The Dow Jones U.S. Software Index turun 1,5 persen yang semakin jauh dari rekor penutupan tertinggi pada hari Senin. Kemudian disusul oleh anjloknya saham semikonduktor dengan penurunan 1,5 persen oleh Philadelphia Semiconductor Index. best profit

Sumber : Vibiznews

Rabu, 24 Maret 2021

Best Profit | Testimoni Gubernur The Fed Dorong Harga Emas Dunia Naik

 


Best Profit (25/3) - Harga emas naik mengambil peluang kenaikan imbal hasil treasury AS dan Dolar yang melandai. Logam safe-haven menarik dukungan dari seruan berulang Gubernur Federal Reserve Jerome Powell untuk mempertahankan suku bunga rendah yang mendekati nol.

Melansir laman CNBC, Kamis (25/3/2021), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD 1.733,39 per ounce. Adapun harga emas berjangka AS ditutup naik 0,5 persen menjadi USD 1.733,20.

"The Fed mengatakan bahwa terlepas dari kenyataan dapat melihat beberapa inflasi yang lebih tinggi, mereka akan melihat ini akan terlewati sehingga pada akhirnya berarti kita dapat melihat lonjakan inflasi dan Fed tetap di sela-sela ... faktor-faktor tersebut membantu emas di sini," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Gubernur The Fed Powell mengatakan kepada anggota parlemen, dia mengharapkan angka inflasi akan "tidak terlalu besar atau persisten." Bank sentral AS berjanji untuk mempertahankan suku bunga tetap mendekati nol dalam pertemuan kebijakannya minggu lalu. best profit

Harga emas masih menuai untung meskipun dolar bergerak naik. Dolar yang lebih kuat membuat harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga emas bisa naik ke posisi USD 1.900 lagi, demikian pula dolar kembali menguat dalam waktu dekat ini. Ini seiring adanya lockdown di Eropa dan potensi kinerja yang lebih baik dari Amerika Serikat versus ekonomi lain, tetap menjadi hambatan untuk emas, Melek menambahkan. best profit

Imbal hasil yang lebih tinggi juga menantang status emas sebagai lindung nilai inflasi. Emas tidak mungkin bergerak keluar dari kisaran USD 1.700 hingga USD 1.750 sampai akhir tahun.

"Ini ketika pertumbuhan dan inflasi kemungkinan terhenti imbas investor yang cenderung menyukai aset dan komoditas yang melacak inflasi yang lebih tinggi sampai saat itu," kata Phillip Streible, Kepala Strategi Pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Di sisi lain, harga paladium naik 1,2 persen menjadi USD 2.635,19 per ounce dan perak naik 0,2 persen menjadi USD 25,12. Platinum naik 0,4 persen menjadi USD 1.172,82. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 17 Maret 2021

Best Profit | The Fed Pertahankan Suku Bunga, Indeks Saham Dow Jones Sentuh 33.000

 


Best Profit (18/3) - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melonjak pada perdagangan saham Rabu, 17 Maret 2021 dengan indeks saham Dow Jones naik tinggi.  Wall street menguat setelah bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) mengatakan tidak melihat kenaikan suku bunga hingga 2023.

The Federal Reserve juga akan membiarkan inflasi berjalan biasa untuk memastikan pemulihan ekonomi secara penuh.Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham Dow Jones naik 189,42 poin atau 0,6 persen menjadi 33.015,37.

Ini menandai pertama kali indeks saham unggulan ditutup di atas ambang batas 33.000. Indeks saham S&P 500 naik 0,3 persen ke rekor penutupan tertinggi 3.974,12.

Indeks saham Nasdaq menguat 0,4 persen ke posisi 13.525,20. Indeks saham acuan teknologi turun 1,5 persen seiring growth stock berada di bawah tekanan di tengah melonjaknya imbal hasil obligasi AS. best profit

Sementara itu, the Fed memperkirakan suku bunga acuan tetap mendekati nol untuk dua tahun ke depan. Bank sentral AS meningkatkan prospek ekonominya yang mencerminkan harapan untuk pemulihan ekonomi yang lebih kuat dari resesi yang dipicu pandemi COVID-19.

Selain itu, produk domestik bruto (PDB) diharapkan tumbuh 6,5 persen pada 2021 sebelum mereda pada tahun-tahun berikutnya.

Harapan inflasi inti juga bergerak lebih tinggi. Federal Open Market Committee (FOMC) mengharapkan inflasi naik 2,2 persen pada 2021 yang didorong dari pengeluaran konsumsi pribadi. Bank sentral AS juga menjaga inflasi dua persen dalam jangka panjang.

"Kedengarannya seperti skenario yang sempurna bagi investor dan prospeknya, dan Anda melihat respons pasar terhadap pandangan yang sangat optimis ini. Kebijakan moneter akan tetap akomodatif hampir terlepas dari apa yang terjadi dengan suku bunga, inflasi dan harga aset,” ujar Chief Investment Strategist State Street Global Advisors, Michael Arone, seperti dilansir dari CNBC, Kamis (18/3/2021). best profit

Ketua the Fed Jerome Powell mengatakan, the Fed perlu melihat pergerakan material dan berkelanjutan dalam inflasi di atas dua persen sebelum mempertimbangkan perubahan pada kebijakan saat ini.

"Kami berharap bahwa kami akan mulai membuat kemajuan yang lebih cepat di pasar tenaga kerja dan inflasi seiring berjalannya program vaksinasi COVID-19, karena dukungan fiskal yang didapatkan. Kami berharap itu terjadi, tapi kita harus melihatnya dulu,” ujar Powell.

Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun mencapai level tertinggi dengan naik dua basis poin menjadi 1,64 persen setelah ada pembaharuan informasi dari bank sentral.

Pada awal sesi, suku bunga acuan melonjak menjadi 1,689 persen mencapai level yang tak terlihat sejak akhir Januari 2021. best profit

Suku bunga yang lebih tinggi telah menekan perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan, terutama karena mengikis arus kas pada masa depan.

"Dengan plot mendian 2023 yang masih menunggu, saham dan obligasi naik lagi. Ini seperti pasar Goldilocks, pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi yang cukup tinggi, pendapatan yang kembali pulih, dan kondisi moneter yang sangat mudah,” ujar Senior Global Invesment Analyst Commonwealth Financial Network, Anu Gaggar.

Kenaikan suku bunga telah menjadi beban bagi saham dalam beberapa pekan terakhir dan mempercepat pergerakan ke value stocks dari growth stocks.

Indeks saham Russell 2000 sudah naik 18 persen sepanjang 2021 seiring investor bertaruh di saham kapitalisasi kecil. Sektor saham energi dan keuangan menjadi pemenang pada 2021 dengan masing-masing naik 35 persen dan 16 persen.

Saham Disney naik 0,5 persen setelah CEO Bob Chapek mengatakan, du ataman hiburan Disneyland California akan dibuka kembali pada 30 April. Saham McDonald’s naik 1,9 persen setelah Deutsche Bank meningkatkan rekomendasi saham dari hold menjadi beli. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 23 Desember 2020

Best Profit | The Fed Umumkan Suku Bunga Tetap dan Tinggikan Proyeksi PDB 2021

 


Best Profit (24/12) – Bank sentral Amerika atau Federal Reserve mengumumkan keputusan yang sudah diperkirakan untuk tidak mengubah suku bunganya pada pertemuan FOMC yang terakhir tahun ini. Federal Reserve pada hari Kamis (17/02/2020) juga  menyatakan akan berencana untuk melanjutkan program pembelian aset sampai ekonomi menunjukkan kemajuan substansial menuju tujuan bank sentral untuk tingkat pekerjaan yang maksimum dan stabilitas inflasi.

The Fed memutuskan untuk mempertahankan kisaran target untuk suku bunga dana federal pada 0 hingga 1/4 persen, di mana  target ini tidak berubah sejak ditetapkannya pada bulan Maret lalu. Fed juga tegaskan untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat mendekati nol sampai kondisi pasar tenaga kerja mencapai tingkat yang konsisten dengan lapangan kerja maksimum dan inflasi telah meningkat hingga 2 persen dan berada di jalur yang melebihi 2 persen untuk beberapa waktu. best profit

Selain mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbaru, bank sentral juga memberikan proyeksi ekonomi terkini. Proyeksi terbaru menunjukkan The Fed  memperkirakan ekonomi menyusut kurang dari yang diharapkan pada tahun 2020 dan tumbuh sedikit lebih dari yang diharapkan pada tahun 2021 dan 2022.

The Fed memperkirakan PDB berkontraksi 2,4 persen pada 2020 dibandingkan dengan perkiraan kontraksi 3,7 persen pada September. Perkiraan tingkat pengangguran juga diturunkan menjadi 6,7 persen dari 7,6 persen. best profit

Untuk tahun 2021, Fed memperkirakan PDB tumbuh sebesar 4,2 persen dan sebesar 3,2 persen pada tahun 2022. Target tersebut alami kenaikan  dari proyeksi sebelumnya yang masing-masing sebesar 4,0 persen dan 3,0 persen. Dari proyeksi terbaru ini,  The Fed menyatakan  suku bunga tetap pada level mendekati nol hingga setidaknya tahun 2023.

The Fed juga mengulangi penilaiannya bahwa pandemi COVID-19 menyebabkan kesulitan ekonomi dan kemanusiaan yang luar biasa di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Karenanya The Fed  mengatakan rencananya untuk terus membeli obligasi pada tingkat setidaknya $120 miliar per bulan sampai kemajuan substansial lebih lanjut  telah dibuat untuk tujuan kebijakannya. best profit

Sumber : Vibiznews

Kamis, 26 November 2020

Best Profit | Harga Emas Bergerak Tipis Usai The Fed Beri Sinyal Tahan Bunga Acuan hingga 2024

 


Best Profit (27/11) - Harga emas hanya bergeser sedikit di perdagangan London pada Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). Harga emas hanya bergerak di koridor USD 3 per ons dari posisi USD 1.815 per ons.

Mengutip bullionvault, Jumat (27/11/2020), gerak harga emas tersebut setelah adanya komentar dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga hingga 2024.

Pernyataan dari Bank Sentral AS tersebut setahun lebih lambat jika dibandingkan dengan perkiraan pada dua bulan lalu.

Bursa saham dan komoditas di AS tutup karena perayaan Thanksgiving. Harga emas dalam dolar AS diperdagangkan dengan mendapat diskon 12,5 persen dari rekor tertinggi yang dicetak pada Agustus lalu.

Bursa saham di Eropa bergerak mendatar datar pada perdagangan Kamis. Jika dihitung dari awal tahun, bursa di Eropa masih turun 6,7 persen. best profit

Sementara itu, harga minyak mentah Brent naik tipis dari level tertinggi dalam 8 bulan ke angka USD 49 per barel. Harga Minyak ini terpukul setelah US Energy Information Administration mengatakan stok di AS menyusut lebih dari yang diharapkan pekan lalu karena permintaan yang tinggi.

Sebelumnya, harga emas naik pada perdagangan Rabu karena kenaikan tak terduga dalam laporan pengangguran di Amerika Serikat (AS) menghentikan reli pada hari sebelumnya di Wall Street, dan harga emas memantul dari penurunan tajam menuju USD 1.800 di sesi sebelumnya.

Dikutip dari CNBC, Kamis (26/11/2020), harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD 1,810.41 per ounce, sehari setelah mencapai level terendah sejak 17 Juli di USD 1,800.01. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi USD 1.809,10.best profit

Indeks saham S&P 500 dan Dow turun di tengah tanda-tanda perlambatan dalam pemulihan pasar tenaga kerja. Pada perdagangan Selasa, Wall Street menguat ke rekor karena kemajuan dalam vaksin Covid-19 dan transisi Gedung Putih yang mulus mendukung taruhan pada pemulihan ekonomi yang lebih cepat.

Data pengangguran mendukung harga emas "hanya dengan anggapan bahwa kita masih memiliki masa yang sangat kelam di depan sebelum kita melewati pandemi ini," kata Analis Senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Dolar yang lemah juga mendorong harga emas dengan membuatnya lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lain. best profit

Penurunan dolar "bersama dengan dukungan teknis (untuk harga emas mendekati USD 1.800), meyakinkan beberapa orang untuk mungkin berhenti menjual dan memperoleh beberapa posisi lagi," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

“Enam bulan ke depan akan sangat sulit; kita akan mengalami pertumbuhan yang jauh di bawah potensialnya, dan pemerintah serta bank sentral harus menambah stimulus secara signifikan untuk memastikan kita tidak mendapatkan transformasi gelombang kedua menjadi kinerja ekonomi yang buruk dalam periode yang lama," tambah Melek.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak menghasilkan, yang telah meningkat lebih dari 19 persen tahun ini, diuntungkan dari statusnya emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Selain harga emas, harga perak naik 0,5 persen menjadi USD 23,37 per ounce. Harga platinum naik tipis 0,6 persen menjadi USD 966,59 dan paladium turun 0,5 persen menjadi USD 2,336,97. best profit

Sumber : Liputan6

Selasa, 15 September 2020

Best Profit | Wall Street Bergerak Datar Menanti Hasil Pertemuan The Fed

 


Best Profit (16/9) - Saham berjangka AS datar dalam perdagangan semalam karena investor bersiap untuk komentar dari Federal Reserve pada hari Rabu.

Dikutip dari CNBC, Rabu (16/9/2020), Dow berjangka naik 12 poin. S&P 500 dan Nasdaq 100 berjangka juga dibuka flat, dengan keuntungan masing-masing 0,02 persen dan 0,07 persen.

Penghasilan yang lebih baik dari perkiraan dari FedEx dan Adobe setelah bel meningkatkan sentimen. FedEx merilis kuartal besar dengan pendapatan USD 2,18 per saham di atas perkiraan analis, didorong oleh ledakan e-commerce. Perusahaan perkapalan menguat lebih dari 9 persen dalam perdagangan. Adobe melonjak 2 persen setelah beberapa jam. best profit

Pada hari Selasa, Dow ditutup naik tipis, setelah memperoleh lebih dari 200 poin di awal sesi. Saham Apple turun dari posisi tertinggi setelah acara produk baru raksasa teknologi itu, menyeret turun rata-rata 30 saham.

S&P 500 naik 0,5 persen, meskipun ada kelemahan dalam keuangan. Selasa menandai hari ketiga kenaikan berturut-turut untuk 500-saham indeks.

Saham teknologi melanjutkan reli mereka. Nasdaq Composite naik 1,2 persen, membawa kenaikan mingguan hingga saat ini menjadi lebih dari 3 persen. Indeks teknologi berat merosot di wilayah koreksi pekan lalu dan mengalami kinerja mingguan terburuk sejak Maret. best profit

Data ekonomi positif di AS dan China pada hari Selasa meningkatkan sentimen pasar saham pada hari Selasa.

“Optimisme didukung oleh aliran berita ekonomi yang baik, berita pendapatan yang sehat, dan prospek untuk mendapatkan berita yang lebih menghibur dari Federal Reserve besok yang menunjukkan mereka tetap berkomitmen untuk membiarkan pemulihan berjalan panas sambil terus memberikan kebijakan yang mendukung,” Jim Paulsen , kepala strategi investasi di Leuthold Group, mengatakan kepada CNBC.

Rabu menandai hari kedua pertemuan kebijakan Federal Reserve, yang pertama sejak Ketua Jerome Powell mengumumkan perubahan kebijakan ke arah toleransi inflasi yang lebih besar, secara efektif berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah lebih lama. Investor secara luas berharap bank sentral mempertahankan sikap suram terhadap perekonomian. best profit

Komite Pasar Terbuka Federal akan memberikan pembaruan triwulanan tentang perkiraan untuk PDB, pengangguran dan inflasi. Bank sentral dapat memberikan panduan yang lebih jelas tentang apa yang diperlukan untuk menaikkan suku bunga di masa depan.

"The Fed tidak suka terlibat dalam politik, meskipun secara inheren merupakan lembaga politik tetapi dua bulan sebelum pemilihan adalah waktu yang sangat sulit untuk mengesampingkan politik Anda," kata David Zervos, kepala strategi pasar di Jefferies, di CNBC. “Anda hanya perlu berharap bahwa akan ada pemikiran tentang politik," pungkasnya.

Data penjualan ritel Agustus akan dirilis pada 8:30 pagi pada hari Rabu. Analis yang disurvei oleh FactSet memperkirakan kenaikan 1,1 persen, dibandingkan dengan kenaikan 1,2 persen di bulan Juli. best profit

Sumber : Liputan6

Selasa, 28 Juli 2020

Best Profit | Wall Street Menguat Tipis Menanti Putusan Suku Bunga The Fed

Best Profit (29/7) - Bursa saham AS sedikit berubah dalam perdagangan semalam pada hari Selasa karena investor menunggu sidang kongres tentang antitrust di Big Tech serta keputusan kebijakan terbaru Federal Reserve.

Dikutip dari CNBC, Rabu (29/7/2020), Futures pada Dow Jones Industrial Average naik hanya 10 poin. S&P 500 futures datar dan Nasdaq 100 futures naik 0,2 persen.

Minggu tersibuk dari pendapatan perusahaan bergulir setelah bel pada hari Selasa. Starbucks mengalami kerugian selama kuartal ketiga fiskal, tetapi rantai kopi terbesar di dunia menaikkan perkiraan untuk kuartal saat ini, mengirimkan saham naik lebih dari 5 persen dalam perdagangan. best profit

Saham Advanced Micro Devices melonjak lebih dari 9 persen setelah pembuat chip itu membukukan pendapatan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dan mengeluarkan panduan optimis untuk tahun ini.

Investor akan menilai lebih banyak hasil dari Boeing, General Motors dan General Electric sebelum penutupan Rabu. Sementara Qualcomm dan PayPal adalah di antara perusahaan yang melaporkan setelah penutupan Rabu. best profit

Kepala eksekutif Amazon, Apple, Facebook dan Google-parent Alphabet akan bersaksi di hadapan Subkomite House Antitrust pada Rabu siang setelah penyelidikan selama setahun ke dalam praktik anti-persaingan mereka.

Investor akan mencari wawasan tentang bagaimana Big Tech menangani tantangan antitrust dari regulator dengan wewenang untuk memecahnya.

Sementara itu, Federal Reserve akan menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari pada hari Rabu dan akan merilis pernyataan pada pukul 2 malam. Ketua Jerome Powell akan mengadakan konferensi pers pada pukul 2.30 malam. best profit

Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah mendekati nol untuk mendukung ekonomi yang masih berjuang dengan pandemi coronavirus. Pada hari Selasa, The Fed mengumumkan akan memperpanjang program pinjaman darurat hingga sisa tahun 2020.

"Pasar terus mengharapkan kebijakan ultra-akomodatif dari The Fed, dan The Fed tidak mungkin mengecewakan pada pertemuan ini," kata Bill Callahan, ahli strategi investasi di Schroders, dalam email.

"Mengingat bahwa kita masih berada di tengah-tengah pandemi, satu-satunya pertanyaan bagi investor adalah seberapa dovish the Fed nantinya," tambahnya. best profit

Sumber : Liputan6

Kamis, 11 Juni 2020

Best Profit | The Fed Jamin Tak Ubah Suku Bunga Bawa Harga Emas Bertambah Mahal

Best Profit (12/6) - Harga emas berjangka dunia menguat usai Federal Reserve (The Fed) berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah lebih lama.

Perdagangan emas juga dipicu langkah investor yang terus melacak tanda-tanda penambahan infeksi Virus Corona di beberapa negara bagian Amerika Serikat (AS).

Melansir laman Bloomberg, Jumat (12/6/2020), harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus di New York, naik 1,1 persen menjadi USD 1.739,80 per ons. Ini merupakan harga penutupan emas tertinggi dalam lebih dari sepeken. best profit

Harga emas menguat setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan apa pun yang dibisa, selama diperlukan untuk membantu perekonomian pulih dari pandemi virus corona.

Hampir semua pejabat memperkirakan tingkat suku bunga akan tetap mendekati nol hingga 2022, dan bank sentral juga mengatakan setidaknya akan mempertahankan tingkat pembelian obligasi saat ini. best profit

“Anda hampir tidak dapat membuat skenario yang lebih baik untuk lingkungan fundamental yang kuat untuk emas daripada apa yang kita lihat dari The Fed kemarin,” jelas Matt Weller, Kepala Riset Pasar Global di Gain Capital Group LLC.

Baru-baru ini, terjadi lonjakan infeksi baru di negara bagian termasuk Texas, Florida dan California yang menimbulkan kekhawatiran di antara para ahli kesehatan.

Bahkan ketika jumlah kasus total negara itu naik hanya di bawah 1 persen pada awal minggu ini, peningkatan terkecil sejak Maret. best profit

Menjelang pertemuan Fed, Goldman Sachs Group Inc memperkirakan harga emas akan naik menjadi USD 1.800 per ounce selama 12 bulan.

Bahkan bisa mencapai di atas USD 2.000 jika kenaikan inflasi melebihi ekspektasi. Kondisi yang mirip dengan apa yang terjadi pada kuartal ketiga 2009. best profit

"Dengan kondisi ini harga emas masih akan mencapai USD 1.800," kata Dominic Schnider, Kepala Komoditas & Mata Uang Asia Pasifik di UBS Group AG.

"Harga logam memiliki dukungan dari suku bunga yang bertahan di mana mereka berada lebih lama, dan harapan suku bunga riil berpotensi bergeser lebih negatif," jelas dia. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 10 Juni 2020

Best Profit | Harga Emas Naik ke Level Tertinggi Selama Seminggu

Best Profit (11/6) - Emas naik hampir 1 persen ke level tertinggi satu minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve AS memegang janjinya untuk mengurangi rasa sakit ekonomi dari pandemi virus corona.

Dikutip dari laman CNBC, Kamis, 11/6/20, harga emas di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD 1,728,76 per ounce. Emas berjangka AS diselesaikan sedikit lebih rendah sebesar 0,1 persen pada USD 1,720.70.

″(Emas) mencapai tertinggi harian setelah pernyataan FOMC, yang melukiskan gambaran yang cukup suram bagi ekonomi AS, meskipun tidak terduga,” kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff. best profit

“Kami tidak melihat kabar baik keluar dari pernyataan FOMC itu dan kami memang melihat bahwa suku bunga akan tetap pada tingkat yang sama, yang sangat rendah, hingga tahun 2022 - dan itu mungkin sedikit terlalu ramah untuk pasar emas," tambah dia.

The Fed mengulangi janjinya akan dukungan luar biasa yang berkelanjutan bagi perekonomian ketika para pembuat kebijakan memproyeksikan penurunan 6,5 persen dalam produk domestik bruto tahun ini dan tingkat pengangguran 9,3 persen pada akhir tahun. best profit

Di Wall Street, indeks utama seperti S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average negatif, sementara dolar merosot ke posisi terendah tiga bulan baru terhadap mata uang utama lainnya sebagai investor.
Langkah-langkah stimulus besar cenderung mendukung emas, yang sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang. best profit

"Orang menggunakan emas sebagai aset safe-haven dan juga banyak yang percaya bahwa inflasi akan meningkat di kuartal mendatang," kata Phil Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Goldman Sachs memperkirakan emas akan mencapai USD 1.800 per ons pada basis 12 bulan dan risiko ekor dari inflasi di atas target sebagai pendorong potensial untuk harga naik di atas USD 2.000. best profit

Sumber : Liputan6

Selasa, 12 Mei 2020

Best Profit | Harga Emas Naik Dipicu Stimulus The Fed

Best Profit (13/5) - Harga emas naik pada Selasa di tengah ekspektasi stimulus lebih lanjut dari Federal Reserve AS untuk mendukung ekonomi yang terpukul oleh pembatasan yang disebabkan oleh virus corona.
Dikutip dari laman CNBC, Rabu (13/5/2020), harga emas di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD 1,709,04 per ounce. Emas berjangka AS naik 0,9 persen menjadi USD 1,713.20 per ounce.

“The Fed akan mulai membeli dana yang diperdagangkan di bursa obligasi (ETF) untuk pertama kalinya. Ini besar dan akan ada lebih banyak stimulus yang muncul dan semua orang tahu kapan ada lebih banyak stimulus, saat itu Anda ingin memiliki lebih banyak emas," kata Michael Matousek, kepala pedagang di Global Investors AS. best profit

Bank sentral AS akan mulai membeli saham ETF di pasar obligasi pada hari Selasa melalui Fasilitas Kredit Korporasi Pasar Sekunder. Fasilitas ini adalah salah satu dari beberapa alat yang baru-baru ini dibuat oleh The Fed untuk meningkatkan fungsi pasar setelah pandemi.

"Emas selama satu setengah bulan terakhir telah diperdagangkan di harga rata-rata," kata Matousek, menambahkan.

"Salah satu hal positif yang dapat mendorong emas untuk breakout adalah lebih banyak stimulus di seluruh dunia," tegasnya. best profit

Presiden Donald Trump pada hari Selasa kembali mendorong The Fed untuk mengadopsi suku bunga negatif. Bahkan ketika beberapa anggota bank sentral mengatakan mereka tidak melihat perlunya suku bunga untuk pindah ke wilayah negatif.

Harga emas telah meningkat lebih dari 12 persen sepanjang tahun ini karena bank-bank sentral global mengeluarkan gelombang stimulus untuk membatasi kerusakan ekonomi. best profit

Emas cenderung mendapat manfaat dari langkah-langkah stimulus luas karena dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Indeks dolar, juga dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa-masa yang tidak pasti. Dolar turun 0,4 persen setelah sebelumnya mencapai tertinggi dua minggu. best profit

Ketakutan yang semakin besar akan gelombang kedua infeksi juga mendukung emas ketika kota Wuhan di Cina, tempat pandemi itu berasal, melaporkan kasus baru sejak lockdown dicabut.

Pasar juga terus memantau hubungan dagang China-AS setelah Trump mengatakan dia tidak tertarik untuk menegosiasikan kembali kesepakatan "Fase 1".

"Harga spot emas mengkonsolidasikan tepat di atas ambang batas USD 1.700 dalam skenario di mana investor tetap bullish pada emas tetapi membutuhkan rangsangan baru untuk menghasilkan reli selanjutnya," kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa dalam sebuah catatan. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 29 April 2020

Best Profit | Fed Berjanji Mendukung Ekonomi AS dan Putuskan Target Suku Bunga Tidak Berubah

Best Profit (30/4) - Bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) mengumumkan kebijakan moneternya yang terbaru dengan mempertahankan target suku bunga antara 0 persen dan 0,25 persen. Kemudian Federal Reserve juga berjanji akan melanjutkan dengan sikap kebijakan agresif sampai nyaman hingga  ekonomi AS kembali pada jalurnya.
Komite Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC) mengatakan dalam pernyataan pasca-pertemuannya bahwa krisis kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung  akan sangat membebani aktivitas ekonomi, lapangan kerja, dan inflasi dalam waktu dekat. 
Sehingga menimbulkan risiko yang cukup besar terhadap prospek ekonomi dalam jangka menengah.
Komite mengungkapkan akan terus mempertahankan kisaran target suku bunga di posisi sekarang  sampai yakin bahwa ekonomi telah melewati peristiwa-peristiwa pandemik covid-19 ini dan berada di jalur yang tepat untuk mencapai lapangan kerja yang maksimum dan tingkat inflasi yang stabil. best profit

The Fed mengatakan wabah coronavirus menyebabkan kesulitan manusia dan ekonomi yang luar biasa di seluruh Amerika Serikat dan juga di seluruh dunia. Keputusan untuk lockdown juga  mendorong penurunan tajam dalam kegiatan ekonomi dan lonjakan kehilangan pekerjaan.

Gangguan terhadap aktivitas ekonomi di AS dan di luar negeri telah secara signifikan mempengaruhi kondisi keuangan dan telah mengganggu aliran kredit ke rumah tangga dan bisnis AS. best profit

Dalam konferensi pers pasca-pertemuannya, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan  risiko jangka menengah berarti selama sekitar satu tahun ke depan, terutama lamanya waktu untuk mengendalikan virus. Risiko juga melibatkan potensi kerusakan ekonomi dan juga kesulitan lapangan pekerjaan.

Powell juga mengatakan bahwa dimensi global juga menimbulkan risiko yang dapat membebani kinerja AS dari waktu ke waktu dan mengatakan kegiatan ekonomi akan mulai meningkat ketika pembukaan ekonomi kembali dimulai tetapi akan membutuhkan waktu untuk kembali ke tingkat pengangguran yang lebih normal. best profit

Sumber : Vibiznews

Rabu, 08 April 2020

Best Profit | Harga Emas Naik Tipis Tunggu Hasil Pertemuan The Fed

Best Profit (9/4) - Harga emas bertahan relatif stabil pada akhir perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta), ketika investor menunggu hasil dari pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang langkah-langkah stimulus di tengah peningkatan cepat kasus virus corona

Dikutip dari Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Bursa Comex naik tipis 0,6 dolar AS atau 0,04 persen ke level 1.684,3 dolar AS per ounce. Sementara harga Emas berjangka turun 10,2 dolar AS atau 0,6 persen menjadi 1.683,7 dolar AS per ounce sehari sebelumnya.

Emas berjangka naik karena para pedagang masih fokus pada virus corona dan berita ekonomi terkait virus mendorong permintaan safe haven menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) beberapa menit setelah penutupan pasar. best profit

Pada Senin (6/4/2020) emas berjangka melonjak 48,2 dolar AS atau 2,93 persen menjadi 1.693,9 dolar AS, memperpanjang keuntungan akhir pekan lalu.

"Ketika negara-negara dan pemerintah federal merangsang ekonomi mereka dengan mengguyur uang, program-program stimulus - ini adalah mesin cetak persediaan uang, yang secara umum adalah lingkungan sangat menguntungkan bagi emas," kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.
Saham-saham Wall Street naik di tengah harapan wabah virus corona di Amerika Serikat mendekati puncaknya danekspektasi bahwa Kongres akan mendorong lebih banyak bantuan untuk ekonomi yang terpukul. best profit

Fokus sekarang bergeser ke risalah pertemuan terbaru The Fed pada pukul 18.00 GMT.
"Tentu, kita semua akan sangat tertarik melihat di mana The Fed berada di jalur suku bunga mereka. (Tapi) saya pikir kitalebih fokus pada rencana stimulus fiskal dibandingkan dengan rencana stimulus moneter," kata Meger.

Pandemi telah menginfeksi lebih dari 1,38 juta orang di seluruh dunia dan 81.451 telah meninggal, menurut penghitungan Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (7/4/2020) bahwa Amerika mungkin mencapai puncak "kurva" wabah virus corona dan menegaskan bahwa dia ingin mendapatkan ekonomi AS segera dibuka kembali. best profit

"AS dan Eropa berharap model-model menyarankan minggu depan akan menjadi yang terburuk, mengenai infeksi virus baru, adalah benar, dan bahwa kurva akan memuncak untuk mereka," analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff mengatakan dalam sebuah catatan.

"Secara teknis, bullish emas memiliki keunggulan teknis jangka pendek yang kuat secara keseluruhan di tengah tren kenaikan harga di tempat ... yang sangat menunjukkan jalur resistensi setidaknya untuk harga akan tetap menyamping hingga lebih tinggi untuk setidaknya dalam waktu dekat dan mungkin lebih lama."
Pelaku pasar juga mengincar pertemuan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya pada Kamis, yang dapat menghasilkan penurunan produksi lebih lanjut guna menopang harga minyak yang telah jatuh. best profit

Investor juga menunggu beberapa laporan termasuk klaim pengangguran mingguan, indeks harga produsen, indeks sentimen konsumen, dan persediaan grosir pada Kamis (9/4/2020), bersama dengan indeks harga konsumen pada Jumat (10/4/2020).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 27,5 sen atau 1,78 persen, menjadi ditutup pada 15,205 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 11,4 dolar AS atau 1,53 persen, menjadi menetap pada 733,6 dolar AS per ounce. best profit

Sumber : Liputan6

Rabu, 25 Maret 2020

Best Profit | The Fed Luncurkan Program Stimulus Baru Menghadapi Pandemi Coronavirus

Best Profit (25/3) - Federal Reserve pada hari Senin (23/03) menyatakan akan meluncurkan deretan program yang bertujuan membantu pasar berfungsi lebih efisien menghadapi krisis coronavirus.
Di antara inisiatif yang akan dilakukan adalah komitmen untuk melanjutkan program pembelian aset dalam jumlah yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran fungsi pasar dan transmisi kebijakan moneter yang efektif untuk memperkuat kondisi keuangan dan ekonomi.
Juga akan ada program senilai $ 300 miliar yang mendukung aliran kredit kepada pengusaha dan konsumen bisnis dan dua fasilitas yang didirikan untuk memberikan kredit kepada pengusaha besar. best profit
The Fed juga mengatakan akan membeli sekuritas yang didukung hipotek komersial sebagai bagian dari ekspansi pembelian asetnya, yang dikenal di pasar sebagai pelonggaran kuantitatif.
Langkah-langkah tambahan termasuk penerbitan sekuritas yang dijamin aset yang mendukung pinjaman pelajar, pinjaman mobil, pinjaman kartu kredit, pinjaman yang dijamin oleh Administrasi Bisnis Kecil dan aset tertentu lainnya. best profit
The Fed mengatakan akan memperluas fasilitas pasar uangnya yang diumumkan minggu lalu untuk memasukkan sekuritas yang lebih luas yang akan diterima.
“Pandemi virus corona menyebabkan kesulitan besar di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Prioritas utama bangsa kita adalah merawat mereka yang menderita dan membatasi penyebaran virus lebih lanjut, “kata The Fed dalam sebuah pernyataan seperti yang dilansir CNBC. “Sementara ketidakpastian masih ada, menjadi jelas bahwa ekonomi kita akan menghadapi gangguan parah. Upaya agresif harus dilakukan lintas sektor publik dan swasta untuk membatasi kerugian pada pekerjaan dan pendapatan dan untuk meningkatkan pemulihan lebih cepat setelah gangguan mereda. “
Pengumuman hari Senin merupakan intervensi pasar paling agresif yang telah dilakukan Fed hingga saat ini. best profit
Sebelumnya, Fed telah mengumumkan akan membeli Treasury senilai $ 500 miliar dan $ 200 miliar di MBS. Langkah baru ini mewakili komitmen terbuka untuk program QE.
“Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada pekerja dan bisnis Amerika, khususnya bisnis kecil dan menengah dan industri kritis yang paling terkena dampak oleh coronavirus. Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mendukung mereka dan melindungi ekonomi AS, “kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan. best profit
Sumber : Vibiznews